
Pascasarjana UIN Antasari Satukan Langkah Membangun Budaya Mutu melalui Rapat Tinjauan Manajemen
Komitmen Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin dalam memperkuat tata kelola kelembagaan dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan terus diwujudkan melalui evaluasi dan perbaikan berkelanjutan. Salah satunya melalui penyelenggaraan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) pada Rabu, 21 Oktober 2026 di Aula Pascasarjana.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Direktur Pascasarjana Prof. Dr. H. Mujiburrahman, M.A bersama seluruh jajaran pimpinan dan unsur pengelola di lingkungan Pascasarjana UIN Antasari Banjarmasin. Ketua Lembaga Penjaminan Mutu UIN Antasari Dr. Ridha Darmawaty, M.Pd turut mengarahkan jalannya pembahasan dan evaluasi sistem manajemen mutu.
Dalam arahannya, Direktur Pascasarjana menegaskan bahwa Rapat Tinjauan Manajemen merupakan forum strategis untuk mengevaluasi capaian kinerja, mengidentifikasi berbagai persoalan, serta merumuskan langkah-langkah perbaikan dalam penyelenggaraan pendidikan dan pelayanan akademik. RTM bukan sekadar agenda rutin, tetapi menjadi instrumen penting untuk memastikan seluruh program kerja berjalan sesuai dengan standar mutu yang telah ditetapkan.
Sejumlah agenda penting menjadi pokok pembahasan dalam rapat tersebut. Pertama, evaluasi program kerja, yang mencakup peninjauan pelaksanaan berbagai program dan kegiatan Pascasarjana, tingkat ketercapaian target, serta efektivitas pelaksanaan program pada masing-masing unit kerja.
Kedua, hasil penilaian dosen dan tenaga kependidikan (tendik). Evaluasi ini menjadi bagian penting dalam mengukur kinerja, profesionalisme, kedisiplinan, serta kualitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawab dosen maupun tenaga kependidikan dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan tinggi.
Ketiga, hasil Audit Mutu Internal (AMI) dan Audit Tindak Lanjut (ATL). Pembahasan diarahkan pada hasil temuan audit, kesesuaian pelaksanaan standar mutu, serta tindak lanjut terhadap rekomendasi dan temuan yang memerlukan perbaikan. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap hasil audit benar-benar ditindaklanjuti secara sistematis dan terdokumentasi.
Keempat, monitoring dan evaluasi (monev) kurikulum serta kelulusan tepat waktu. Aspek ini menjadi perhatian dalam memastikan kurikulum tetap relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan masyarakat, sekaligus mendorong peningkatan kualitas proses pembelajaran dan pencapaian masa studi mahasiswa sesuai ketentuan akademik.
Kelima, hasil survei kepuasan dan survei layanan Zona Integritas. Evaluasi ini menjadi salah satu instrumen untuk mengetahui tingkat kepuasan mahasiswa dan pemangku kepentingan terhadap layanan Pascasarjana. Selain itu, survei layanan Zona Integritas menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola yang transparan, akuntabel, profesional, serta berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.
Dr. Ridha Darmawaty, M.Pd., dalam komentarnya menyampaikan bahwa setiap hasil evaluasi diharapkan tidak berhenti pada pembahasan, tetapi diterjemahkan menjadi langkah nyata dalam peningkatan kinerja dan kualitas layanan. selain itu pelaksanaan RTM ini juga menjadi bagian penting dalam mendukung kesiapan Pascasarjana UIN Antasari menghadapi proses sertifikasi ISO di minggu mendatang.



